Siklus Service
Pada awalnya, flow Service kendaraan di dalam dealer merupakan atas rancangan tim management head unit yang mengalami
perubahan-perubahan strategi yang masih belum efektif dan efisien. Pada akhirnya ,hingga saat ini
terciptalah flowchart service
kendaraan seperti diatas yang sudah diatur dan dirancangkan dengan tingkat
efektivitas dan efisienan yang tinggi. Sehingga hal tersebut akan memaksimalkan
kepuasan customers dalam melakukan service mobil nya. Berikut penjelasan
dan tugas setiap peran karyawan dalam penanganan alur flow Service kendaraan
didalam suatu dealer mobil pada umum nya.
1.
Customer, Datang ke dealer untuk melakukan service kendaraan nya sekaligus mendaftar kunjungan service kendaraan kepada admin bengkel.
2.
Service Advisor, Memasukkan data keluhan Customer mengenai kondisi kendaraan Customer ke data system. Lalu, membuat Perintah Kerja Bengkel (PKB). Membuat tugas
pekerjaan perbaikan kendaraan yang akan diserahkan kepada Pembagi Tugas Mekanik
(PTM).
3.
Pembagi
Tugas Mekanik (PTM), Memerintah Foreman untuk
melakukan perbaikan dan service kendaraan
sesuai dengan script data system dari
keluhan customer tersebut.
4.
Foreman, Melakukan pengecekan kendaraan atas keluhan customer yang sudah terdata sebelumnya.
Lalu mengklasifikasikan permasalahan tersebut seperti permasalahan pada alternator mobil, maka masalah tersebut berada
pada masalah kelistrikan. Sehingga masalah ini akan diserahkan kepada mekanik
yang ahlinya dalam bidang kelistrikan mobil. Setelah itu mengawasi kerja
mekanik sesuai PKB dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi mekanik,
dengan menjelaskan cara Trouble Shooting
yang efektif.
5.
Mekanik
Repair, Melakukan perintah kerja atas
Foreman.
6.
Final Test mobil dan PTM, Ketika kendaraan sudah ter-service. Lalu
melakukan drive test oleh mekanik apakah
kendaraan tersebut layak untuk digunakan customer
setelah service. Lalu PTM
melaporkan atas kinerja waktu jam kerja dan kualitas service kepada Service Advisor.
7.
Service Advisor, Menginformasikan kepada customer bahwa kendaraan telah di service dengan baik dan layak untuk digunakan kepada customer.
8.
Admin
Bengkel, Memberikan nota pembayaran service
kendaraan kepada customer yang
harus mereka bayarkan ke cashier.
9.
Cashier, Menerima pembayaran dari customer berupa cash/credit/debet.
Yang mana nantinya hasil pembayaran tersebut akan disimpan ke dalam kas
perusahaan.
|
Nomor |
Proses |
Tujuan |
|
1 |
Maintance
Reminder & Appointment |
·
Menginformasikan pelanggan bila perawatan berkala telah
tiba saatnya sesuai penggunaan kendaraan ·
Mengurangi beban berlebihan dengan mengatur beban kerja |
|
2 |
Persiapan
Appointment |
·
Menyelesaikan service tepat waktu dengan menyiapkan
suku cadang, peralatan, dan sumber daya yang diperlukan ·
Mengurangi jumlah pelanggan ‘no show’ (tidak muncul)
dengan mengkonfirmasi appointment |
|
3 |
Penerimaan |
·
Menyapa pelanggan dan membuatnya merasa dihormati dan
dihargai ·
Menentukan service yang di perlukan dengan target
permintaan/kebutuhan pelanggan dan kondisi kendaraan ·
Memberikan saran professional, penjelasan kerja dan
harga yang akurat |
|
4 |
Produksi |
·
Merencanakan, mengontrol dan memonitor alur pekerjaan
untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai perjanjian dengan pelanggan (permintaan
pekerjaan dan waktu penyerahan) ·
Menghubungi pelanggan untuk mendapatkan persetujuan
mengenai pekerjaan tambahan yang diperlukan |
|
5 |
Penyerahan |
·
Menyapa dan menyambut pelanggan kemudian memberikan
penjelasan mengenai pekerjaan yang telah dilakukan, menjelaskan biaya dan
menyerahkan kendaraan tepat waktu ·
Memberikan saran tambahan jika diperlukan |
|
6 |
Follow
up setelah service |
·
Memastikan kepuasan pelanggan mengenai pelayanan servis
dan kualitas pekerjaan yang mereka terima ·
Mengucapkan terima kasih pada pelanggan atas kerjasama
dan feedback yang diberikan dan memberikan saran tambahan jika perlu |

Tidak ada komentar: